BAGAIMANA PERANAN LEMBAGA ADAT MEMPERTAHANKAN MODAL SOSIAL MASYARAKAT? (STUDI KASUS DI KABUPATEN SAROLANGUN)

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Akhyar Mubarrok

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  menganalisa peran Lembaga Adat dalam mempertahankan modal sosial masyarakat di Kecamatan Bathin VIII Kabupaten Sarolangun. Kondisi implementasi modal sosial menyangkut penerapan dan pengamalan norma adat dan nilai-nilai luhur  masyarakat dan  untuk memahami apa saja yang menjadi hambatan bagi Lembaga Adat dalam mempertahankan modal sosial masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Teknik Pengumpulan data yang digunakan  adalah observasi, wawancara mendalam (indepth interview) dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena penerapan dan pengamalan modal sosial menyangkut norma dan nilai-nilai luhur adat dalam masyarakat  cukup memprihatinkan ditandai dengan perubahan perilaku yang tidak lagi berpegang teguh dan berpedoman kepada nilai-nilai luhur adat istiadat. Sedangkan saran yang diberikan dalam penelitian adalah: (a) perlu dilakukan pembinaan kepada Lembaga Adat dalam hal teknik pembinaan masyarakat oleh Pemerintah Daerah melalui pendidikan dan pelatihan  (b)  Perlu adanya peningkatan kualitas pembinaan nilai-nilai adat dalam masyarakat dengan memperkuat sistem pembinaan dan pendekatan yang dilakukan (c) Perlunya payung hukum bagi Lembaga Adat untuk dapat melakukan perannya dalam masyarakat dari Pemerintah Daerah (d) Perlu adanya anggaran kegiatan pemberdayaan Lembaga Adat dari Pemerintah Daerah.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

How to Cite
Mubarrok, A. (2015). BAGAIMANA PERANAN LEMBAGA ADAT MEMPERTAHANKAN MODAL SOSIAL MASYARAKAT? (STUDI KASUS DI KABUPATEN SAROLANGUN). Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu Dan Praktek Administrasi, 12(2), 311–330. https://doi.org/10.31113/jia.v12i2.87


Section
Articles

References

Barliana, M Saom.2010. Arsitektur, Komunitas dan Modal Sosial. Bandung: Metatekstur.

Coleman, J . 1999. Social Capital in the Creation of Human Capital. Cambridge Mass: Harvard University Press.

Fukuyama, F. 1999. The End of History and The Last Man. New York: Free Press.

Hasbullah, J.2006. Social Capital, Menuju Keunggulan Budaya Manusia Indonesia. Jakarta : M.R. United Press.

Hetifah, Sj. Sumarto. Inovasi, Partisipasi dan Good Governance. Jakarta : yayasan Obor

Putnam, R.D.1993b.The Prosperous Community: Social Capital And Public Life. The American Prospect. Princeton Universisty Press.

Soekanto, S. 2009. Sosiologi, Suatu Pengantar. Jakarta, Raja Grafindo.Subarsono, 2005. Kebijakan dan Administrasi Negara di Era Reformasi. Yogyakarta : Gava Media.

Sugiyono, 2008. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung : Alfabetha

Suharto, Edi, 2005. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung : Refika Aditama.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2007 Tentang Pedoman Fasilitasi Organisasi Kemasyarakatan Bidang Kebudayaan, Keraton, dan Lembaga Adat Dalam Pelestarian dan Pengembangan Budaya Daerah.

Perda No 5 Tahun 2007, Tentang Lembaga Adat Melayu Jambi.