TATA KELOLA PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN KESEHATAN (Studi Mengenai Partisipasi Masyarakat dan Kompleksitasnya di Kota Cimahi)

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Hendrikus Triwibawanto Gedeona

Abstract

Pergeseran paradigma penyelenggaraan pemerintahan dari government menuju governance menempatkan adanya kebutuhan akan partisipasi masyarakat dalam mengatur dan mengurus urusan dan kepentingan publik secara lebih baik, legitimate, akuntabel, dan efektif ketimbang tanpa partisipasi masyarakat. Riset ini bertujuan menganalisis partisipasi masyarakat dan kompleksitasnya serta strategi peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kesehatan. Metode penelitian kualitatif dengan paradigma post-positivistik digunakan
untuk mengungkapkan tujuan penelitian. Penelitian ini menemukan bahwa partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan kesehatan di Kota Cimahi menerapkan pendekatan quasi-bottom up melalui mekanisme informal dan formal. Mekanisme informal berada pada derajat partisipasi warga, mekanisme formal berada pada derajat konsultasi. Pada pelaksanaan pembangunan kesehatan, masyarakat Cimahi telah menciptakan institusi kerja lokal yang difungsikan untuk melaksanakan pembangunan kesehatan melalui usaha kesehatan berbasis masyarakat, perilaku hidup bersih dan sehat, dan menciptakan kesehatan lingkungan. Pendekatan pembangunan masyarakat
melalui Forum Kota Sehat, Forum RW Siaga serta sekolah-sekolah sebagai fondasi dalam membangun kesadaran seluruh masyarakat Cimahi untuk berpartisipasi dalam pembangunan kesehatan. Kompleksitas partisipasi
masyarakat dalam perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan kesehatan terjadi karena adanya kendala faktor eksternal dan internal yang saling terkait dan interdependensi. Strategi pemberdayaan diterapkan untuk
meningkatkan partisipasi masyarakat melalui peningkatan kapasitas individu, kelompok dan jejaring kerja, baik terhadap pemerintah maupun terhadap masyarakat.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

How to Cite
Gedeona, H. T. (2019). TATA KELOLA PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN KESEHATAN (Studi Mengenai Partisipasi Masyarakat dan Kompleksitasnya di Kota Cimahi). Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu Dan Praktek Administrasi, 12(1), 95–118. https://doi.org/10.31113/jia.v12i1.237


Section
Articles

References

DAFTAR PUSTAKA

Buku

Cassell, Catherine and Symon, Gillian. (1994).

Qualitative Methodes in Organizational

Research: A Pratical Guide. London: Sage

Pulications.

Chambers, R. (1996). Memahami Desa Secara

Partisipatif. Yogyakarta: Kanisius

Conyers, Diana. (1994). Perencanaan Sosial di Dunia

Ketiga, Suatu Pengantar. (ed ketiga,

terjemahan). Yogyakarta: Gadjah Mada

University Press.

Creswell, John W., (2010). Research Design:

Qualitative,Quantitative and Mixed Methods

Approaches. (cetakan pertama, terjemahan),

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Davis, Glyn and Michael Keating. (2000). The Future

of Governance. Australia: Allen & Ulwin.

Denhardt, J.V. and R.B.Denhardt. (2003). The New

Public Service: Serving Not Steering. New York:

M.E.Sharpe.

Volume XII | Nomor 1 | April 2015 J u r n a l

Ilmu Administrasi Media Pengembangan dan Prak tik Administrasi

Tata Kelola Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Kesehatan

(Studi Mengenai Partisipasi Masyarakat dan Kompleksitasnya di Kota Cimahi)1

u Hendrikus Triwibawanto Gedeona

Denzin, Norman. K., & Yvonna S. Lincoln. (2005).

The Sage Handbook of Qualitative Research. Third

Edition. London: Sage Publication.

Fung, A. and E.O.Wright. (2001). Deepening

Democracy: Innovations in Empowered

Participatory Governance, Politics and Society

Frederickson, H.G. (1999). The Spirit of Public

Administration. San Fransisco: The Jossey-Bass

Public Administration Series.

Gaventa, John and Andrea Cornwall. (1999). From

Users and Choosers to Makers and Shapers:

Repositioning Participation in Social Policy.

Honadle George and Jerry VanSant. (1985).

Implementation for Sustainibility. Lesson from

Integrated Rural Development. India: Kumarian

Press.

Ife, Jim and Frank Tesoriero. (2008). Community

Development: Alternatif Pengembangan

Masyarakat di Era Globalisasi. Dalam Sastrawan

Manullang, dkk (ed terjemahan). Yogyakarta:

Pustaka Pelajar.

Jackson, Karl D., (1978); Bureaucratic Polity: A

Theoritical Framework for the Analysis of Power

and Communication in Indonesia, dalam

Jackson, Karl D. dan Pye, Lucian W. Political

Power and Communication in Indonesia.

Berkeley: University of California Press.

Kartasasmita, G. (1996). Pembangunan untuk Rakyat:

Memadukan Pertumbuhan dan Pemerataan,

Jakarta: CIDES.

Korten, David C. (1987). Community Management:

Asian Experience and Perspective. Kumarian

Press: West Hardford. Connectitut

Korten, David C and Felipe B. Alfonso (eds). (1983).

Bureaucracy and The Porr: Closing the Gap.

Kumarian Press: West Hardford. Connectitut.

Krueger, R.A. (1998). Analyzing and Reporting Focus

Group Results Focus Group kit 6., London: Sage

Publications.

Leach dan Percy-Smith. (2001). Local Governance in

Britain. New York: Palgrave.

Lineberry, William P. (1989). Assesing Participatory

Development: Rethoric Versus Reality. San

Fransisco, London: Westview Press.

Mardikanto, Totok & Poerwoko Soebianto. (2012).

Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif

Kebijakan Publik. Alfabeta Bandung.

Martin, D.W.(1989). The Guide to The Foundations of

Public Administration. New York: Marcel

Dekker,Inc

Milles, Matheuw, B. & A. Mitchel Huberman. (1992).

Qualitative Data Analysis, Beverly Hills: Sage

Publication, Inc

Mosse, David. (2004). Pembangunan Partisipatoris.

dalam Philip Quarles van Ufford & Ananta

Kumar Giri (ed). Kritik Moral Pembangunan.

Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Neuman, W. Lawrence. (2000). Social Research

Methodes: Qualitative and Quantitative

Approaches. (4th ed). USA: Allyn and Bacon.

Oakley P., (1989). Community Involvement in Health

Development: An Examination of Critical Issues.

Geneva: World Health Organization.

Osborne, D. & Gaebler, T. (1992). Reinventing

Government: How the Entrepreneurial Spirit is

Transforming the Public Sector. Reading, MA:

Harvard University Press.

Plummer, J. (2000). Municipalities and Community

Participation: a Sourcebook for Capacity

Development. London: Farthscan

Riggs, Fred. W., (1971). Frontiers of Development

Administration. Duke University Press.

Roesmidi dan Riza Risyanti. (2006). Pemberdayaan

Masyarakat. Bandung: Alqaprint Jatinangor.

Rosenbloom, D.H., & R.S. Kravchuk. (2005). Public

Administration: Understanding Management,

Politics and Law in The Public Sector (Six

edition). Singapore: McGraw Hill.

Saly, S. I, et al. (2007). Decentralised DOTS Shortens

Delay to TB Treatment Significantly in Cambodia

Santoso, Priyo Budi. (1993). Birokrasi Pemerintah Orde

Baru: Perspektif Kultural dan Struktural. Jakarta:

Rajawali Press.

Simmons, Robert H.and Dvorin, Eugene P.(1977).

Public Administration: Value, Policy and Change.

Washingthon, DC: Alfred Publishing Co.Inc.

Soetomo, (2009). Pembangunan Masyarakat:

Merangkai Sebuah Kerangka. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar.

Soetrisno, Loekman. (1995). Menuju Masyarakat

Partisipatif. Yogyakarta: Penerbit Kanisius

Steifel, M. and Woelfe, M. (1994). A Voice for the

Excluded: Popular Participation in Development,

Utopia or Necessity?. London: Zed Books.

Suliha, (2000). Pendidikan Kesehatan. Jakarta: PT.

EGC.

Sumarto, Hetifah Sj. (2009). Inovasi, Partisipasi dan

Good Governance: 20 Prakarsa Inovasi dan

Partisipasi di Indonesia. Edisi Kedua. Jakarta:

Yayasan Obor Indonesia

Sumaryono, E. (1993). Hermeneutik: Sebuah Metode

Filsafat. Yogyakarta: Kanisius.

Suparjan & Suyatno, H. (2003). Pengembangan

Masyarakat dari Pembangunan Sampai

Pemberdayaan. Edisi Ke-1. Cetakan Pertama.

Yogyakarta: Aditya Media.

Tjokrowinoto, Moelyarto. (2001). Pembangunan

Dilema dan Tantangan. Cetakan Ketiga.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Tiilhonen, Seppo. (2004). From Governing to

Governance. Tampere University Press

Timney, M. M. (1998). Overcoming Administrative

Barriers to Citizen Participation: Citizens as

Partners, not Adversaries. In C. S. King & C.

Stivers (Eds.), Government is us: Public

administration in an anti-government era (pp. 88-

. Thousand Oaks, California: Sage

Publications.

Vigoda, E. (2003). New Public Management. Dalam

Jack Rabin (ed), Encyclopedia of Public

Volume XII | Nomor 1 | April 2015 J u r n a l

Ilmu Administrasi Media Pengembangan dan Prak tik Administrasi

Tata Kelola Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Kesehatan

(Studi Mengenai Partisipasi Masyarakat dan Kompleksitasnya di Kota Cimahi)1

u Hendrikus Triwibawanto Gedeona

Administration and Public Policy. New York:

Marcel Dekker, Inc.

Wassen, J. (1997). A Study on Decentralizing from

Acute Care to Home Care Setting in Germany:

Health Policy.

Wilmore, Larry. (2003). Civil Society Organizations,

Participation and Budgeting.

Wrihatnolo, Randi R. dan Riant Nugroho

D w i d j o w i j o t o . ( 2 0 0 7 ) . M a n a j e m e n

Pemberdayaan: Sebuah Pengantar dan Panduan

Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: Elex Media

Komputindo.

Disertasi, Jurnal dan Surat Kabar

Damanhuri, Didin S. (1997). Perekonomian

Indonesia dalam Konteks Paradigma Baru

Pembangunan pada Abad 21. Dalam Ekonomi

Politik, Orientasi Pendalaman Bidang Tugas

DPRD Tk I dan DPRD Tk II.

Dwiyanto, Agus. (2004). Reorientasi Ilmu

Administrasi Publik: Dari Government ke

Governance. Pidato Pengukuhan Guru Besar

UGM.

Folke, Carl, Thomas Hahn, Per Olsson and Jon

Norber. (2005). “Adaptive Governance of

Social-Ecological Systems†dalam Annual

Review of Environment and Resources Vol.

:441-473

Goodsell, C.T. (2006). A New Vision Public

Administration. dalam Public Administration

Review, Jul/Agustus, 66,4, Academic Research

Library. Hal. 623-635

Ghosh, S.K., Patil, R.R., Tiwari, S. and Dash, A.P.,

A community-based health education

programme for bio-environmental control of

malaria through folk theatre (Kalajatha) in

rural India. Malaria Journal, [Online] 5, p. 123.

Jackson, Karl D., (1978). Bureaucratic Polity: A

Theoritical Framework for the Analysis of Power

and Communication in Indonesia. dalam

Jackson, Karl D. dan Pye, Lucian W. “Political

Power and Communication in Indonesiaâ€,

Berkeley: University of California Press.

Kettl, Donald F. (2000). The Transformation of

Governance: Globalization, Devolution and

Role Of Government. dalam Journal of Public

Administration Review, Vol. 60. No.6, p:448-497

Lahiri-Dutt, K. and Samanta, G., (2002). State

Initiatives for the Empowerment of Women of

Rural Communities: Experiences from Eastern

India. Community Development Journal,

[Online] 37, pp. 137-156.

Moeliono, Laurike. (2001). Metode dan Analisis

Focus group Discussion dalam Penelitian

Kualitatif. dalam Jurnal Penelitian Lembaga

Penelitian Universitas Katolik Parahyangan,

No. 11, Agustus 2001, Bandung.

Morgan, L.M., (2001). Community Participation in

Health: Perpetual Allure, Persistent

Challenge. Health Policy and Planning, [Online]

(3), pp. 221 – 230.

Pimbert, M. (2001) dalam “Institutionalizing

P a r t i c i p a t i o n i n M u n i c i p a l p o l i c y

Development: Preliminary Lessons from a

Start-Up Process in Plateau Mont Royalâ€

(Landry & Angeles, 2011), Canadian Journal of

Urban Research. Vol. 20. Institute of Urban

Studies. P. 105-130.

Prasojo, Eko. (2009). Pergeseran dan Pengadopsian

Paradigma Administrasi Negara dalam

Kurikulum. Makalah dalam acara Diskusi

Terbatas di STIA LAN Bandung, 18 Agustus

Ramiro, Laurie. S., et.al. (2007). Community

Participation in Local Health Boards in a

Decentralized Setting: Cases from Philippines.

Dalam Journal of Public Health .p. 147-156.

Riawanti, Selly. (2010). Metode Kualitatif dalam

Ilmu-Ilmu Sosial. Makalah dalam Kegiatan

Pembekalan terhadap Dosen Pembimbing di STIA

LAN Bandung, 31 Mei 2010, Bandung.

Rifkin, S.B., (2001). Ten Best Readings on

Community Participation and Health. African

Health Sciences, [Online] 1(1), pp. 43 – 47.

Rondinelli, D.A. (2007). Government Serving

People: The Changing Role of Public

Administration in Democratic Governance.

Dalam Public Administration and Democratic

Governance: Governments Serving Citizens. New

York: United Nations: Economic and Social

Affairs.

Sciller, Jim. (2009). Belajar Berpartisipasi. Dalam

Hetifah Sj. Sumarto. Inovasi, Partisipasi dan

Good Governance: 20 Prakarsa Inovasi dan

Partisipasi di Indonesia. Edisi Kedua, Jakarta:

Yayasan Obor Indonesia.

Smith, L.K., (1991). Community Participation in

Health: A Case Study of World Health

Organization's Healthy Cities Project in

Barcelona and Sheffield. Community

Development Journal, [Online] 26 (2), pp. 112 –