Pengembangan Model Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Gunung Api Raung melalui Media Sosial Facebook di Kecamatan Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Abstract
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana secara jelas menyatakan bahwa setiap orang berhak mendapatkan pendidikan, pelatihan, penyuluhan, dan keterampilan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, baik dalam situasi tidak terjadi bencana maupun situasi terdapat potensi bencana. Melalui pendidikan diharapkan agar upaya pengurangan risiko bencana dapat mencapai sasaran yang lebih luas dan dapat dikenalkan secara lebih dini kepada seluruh masyarakat.      Â
               Dikarenakan negara Indonesia merupakan negara rawan bencana, dibutuhkan kesiapsiagaan masyarakat untuk menghadapi dan mengurangi resikonya. Salah satu upaya dalam meningkatkan kesiapsiagaan adalah dengan memberikan informasi untuk menambah pengetahuan mengenai bencana. Media yang bisa dipakai salah satunya adalah media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model kesiapsiagaan menghadapi bencana gunung api dengan menggunakan media sosial Facebook, dimana yang menjadi fokus penelitian adalah di Kecamatan Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso, yang merupakan salah satu daerah yang berada di kawasan rawan bencana Gunung Api Raung##plugins.themes.bootstrap3.article.details##
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- The journal allow the authors to hold the copyright without restrictions and allow the authors to retain publishing rights without restrictions.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
References
Azjen, Icek. 1991. The Theory Planned Behaviour. Organizational Behaviour and Human
F. Process Journal, 50, 179-211
Azjen, Icek. 2012. The Theory Planned Behaviour. Handbook of Theories Physocology, 1, 438-459
Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pendidikan Nasional, (2009) Modul Pelatihan Pengintegrasian Pengurangan Resiko Bencana (PRB) ke dalam Sistem Pendidikan Jenjang SD dan Menengah. Jakarta.
Budiarto, Eko. Anggraini, Dewi. (2002). Pengantar Epidemiologi Ed 2. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.
Clements, Bruce W. (2009). Disasters and Public Health: Planning and Response. Oxford: Elsevier Inc.
Christie, A. (2005). Constructivism and its implications for educators. http://alicechristie.com/edtech/learning/constructivism/index.htm
Dinas PLKB dalam BPS, 2014
Gagne, E.D., (1985). The Cognitive Psychology of School Learning. Boston, Toronto: Little, Brown and Company Gage, N.L., & Berliner, D. 1979. Educational Psychology. Second Edition, Chicago: Rand Mc. Nally
Hammond, Linda.D.;Austin, Kim; Orcutt, Suzanne; Rosso, Jim. (2001). How People Learn: Introduction to Learning Theories. Stanford University School of Education.
Heghen, B.R.Olson, H, Mathew. (2010). Theories of Learning. Kencana Perdana Media Grup. Jakarta.
http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/08/150807_indonesi a_raung_virigin). Diakses 27 September 2015
http://dibi.bnpb.go.id/. Diakses 24 Maret 2015
http://iubtt.kemenperin.go.id/index.php/statistik/79-telematika/359-posisi- indonesia-di- percaturan-teknologi-dunia. Diakses 24 Maret 2015
(http://en.wikipedia.org/wiki/ Smartphone), diakses 27 Maret 2015
http://id.wikipedia.org/wiki/Demografi_Indonesia, diakses 25 Maret 2015
https://ptkomunikasi.wordpress.com/2012/06/11/pengertian-media-sosial- peran- serta- fungsinya/, diakses 30 April 2015.
Honebein, Peter. C. (1996). Seven goals for the design of constructivist learning environments. In Wilson, Brent. G. (Ed.). (1996) Constructivist learning environments: case studies in instructional design. Educational Technology Publications Englewood Cliffs,New Jersey
Istijanto, Oey. (2015). Aplikasi Praktis Riset Pemasaran. Gramedia. Jakarta.
Keputusan Menteri Kesehatan nomor 154 tahun 2007
Kuoni - Far East, A world of difference. Page 88. Published 1999 by Kuoni Travel & JPM Publications
Kusumaningtyas, Ratih Dwi. (2010). Peran Media Sosial Online Facebook Sebagai Self Disclosure Remaja Putri di Surabaya. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPN Surabaya.
Light, G. and Cox, R. 2001. Learning and Teaching in Higher Education. London: Paul Chapman Publishing
Oxford English Dictionary (2 ed.), Oxford University Press, 1989 http://dictionary.oed.com. Diakses 24 Maret 2015.
Octavia, Nova. (2015). Sistematika Penulisan Karya Ilmiah. CV. Budi Utama. Yogyakarta.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia no 74 tahun 2008 tentang profesi guru.
Profil Kecamatan, Peta Terdampak Gunung Raung di Kecamatan Sumber Wringin 2015.
Rasiah, R.Ratneswary V. (2014). Transformative Higher Education Teaching and Learning: Using Social Media in a Team-Based Learning Environment. Elsevier Ltd.
Rahayu, Wahyuningsih. (2015). Model Pembelajaran Komeks. Jakarta.
Santoso, Singgih. (2008). Panduan Lengkap Menguasai SPSS 16. Elex Media Komputindo. Jakarta.
Saputra, Rendy Ardian. (2013). Aplikasi Pengenalan Gunung Api di Indonesia Menggunakan Macromedia Flahs 8. Universitas Semarang. Jurnal Transit, Volume 1, No.1
Slavin, R.E. 2000. Educational Psychology: Theory and Practice. Sixth Edition. Boston: Allyn and Bacon
Soewandi, Hariwijaya. (2011). Ilmu Kealaman Dasar. Bogor: Ghalia Indonesia
Strategi Pengarasutamaan Pengurangan Resiko Bencana di Sekolah. Kementrian Pendidikan Nasional Indonesia, (2009) BAPPENAS. Jakarta
Thirteen Ed Online (2004). Constructivism as a paradigm for teaching and learning.http://www.thirteen.org/edonline/concept2class/constructi vism/index.html
Williams, Sawyer, (2007), Using Information Technology terjemahan Indonesia, Penerbit ANDI, ISBN 979-763-817-0
Usman, Husaini. Akbar, Purnomo Setiady (2008). Metodologi Penelitian Sosial. Bumi Aksara. Jakarta.
UU no 24 tahun 2007. Tentang Badan Penanggulangan Bencana Nasional
UN/ISDR, (2009) Terminology on Disasater Risk Reduction.
UN/ISDR, (2012)
Zainuddin, Muhammad (2011). Metodologi Penelitian dan Kesehataan. Airlangga University Press.