PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG DAN JASA DI PT KERETA API INDONESIA (PERSERO) DAERAH OPERASI 2 BANDUNG

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

m suprayito suprayito

Abstract

Penelitian ini berjudul: “Pengaruh pengawasan terhadap efektivitas pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di PT
Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung.†Adapun metode penelitian yang digunakan adalah
eksplanasi yang bertujuan untuk menjelaskan pengaruh pengawasan terhadap efektivitas pelaksanaan pengadaan
barang dan jasa.
Berdasarkan hasil penelitian pengawasan dan efektivitas pelaksanaan pengadaan barang dan jasa termasuk kategori
cukup baik. Kemudian hasil penelitian dengan menggunakan statistik moment product menunjukkan bahwa ada
hubungan yang kuat antara pengawasan dengan efektivitas pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di PT Kereta Api
Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung. Hasil uji regresi linier menunjukkan pengawasan berpengaruh
terhadap efektivitas pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2
Bandung. Dari hasil uji koefisien determinasi menunjukkan pengawasan memberikan kontribusi positif terhadap
efektivitas pelaksanaan pengadaan barang dan jasa. Berdasarkan uji hipotesis menunjukkan bahwa ada pengaruh positif
dan signifikan pengawasan terhadap efektivitas pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di PT Kereta Api Indonesia
(Persero) Daerah Operasi 2 Bandung
Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut: Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa masih
kurang melakukan pengarahan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang dilakukan tim pelaksana
pengadaan barang. Evaluasi pelaksanaan pengawasan yang dilakukan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa
terlihat belum maksimal. Pelaksanaan pengirman suku cadang oleh rekanan sering tidak tepat waktu sesuai dengan
waktu yang telah ditetapkan pada saat pelaksanaan tender. Prosedur pengadaan barang belum sesuai dengan ketentuan
yang telah ditetapkan. Misalnya dalam penentuan rekanan saat ini ditunjuk bukan berdasarkan tender.
Berdasarkan kesimpulan tersebut maka penulis dapat memberikan saran sebagai berikut: Untuk mengoptimalkan
pelaksanaan pengawasan sebaiknya Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa melakukan pemantauan secara langsung
dalam pelaksanaan pengadaan barang dari mulai perencanaan sampai pelaksanaan tender, untuk menghindari
terjadinya penyimpangan yang dilakukan pegawai. Supaya tidak terjadinya kelambatan dalam pengiriman suku cadang,
sebaiknya dalam penentuan pemasok dilakukan beradasarkan tender, pemenang tender yang sesuai dengan ketentuan
yang telah ditetapkan oleh pihak PT KAI

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

How to Cite
suprayito, m suprayito. (2014). PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG DAN JASA DI PT KERETA API INDONESIA (PERSERO) DAERAH OPERASI 2 BANDUNG. Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu Dan Praktek Administrasi, 11(1), 161–182. https://doi.org/10.31113/jia.v11i1.35


Section
Articles

References

Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian Suatu

Pendekatan Praktek, Jakarta: Bina Aksara.

Dharma, Agus. 2004. Manajemen Prestasi Kerja. Jakarta:

Rajawali

Handayaningrat, Suwarno. 2006. Pengantar Studi

Administrasi Ilmu Administrasi dan Manajemen,

Jakarta: Gunung Agung.

Handoko, T. Hani. 2003. Manajemen. Yogyakarta:

BPFE.

Hasibuan S. P. Malayu 2005. Manajemen Sumber Daya

Manusia. Jakarta: Sinar Grafika Offset.

Ichwan, M. 2001. Administrasi Keuangan Negara; Suatu

Pengantar Pengelolaan APBN R.I. Yogyakarta:

Liberty.

Komarudin. 2001. Metode Penelitian Skripsi dan Tesis,

Jakarta: Bina Aksara.

Koontz, H. and Cyril O'Donnel. 1992. Principles, An

Analysis of Management Function, New York:

McGraw Hill Book Company.

Lubis, Ibrahim. 1997. Pengendalian dan Pengawasan

Proyek dalam Manajemen, Jakarta: Ghalia

Indonesia.

Manullang, M. 2003. Manajemen, Yogyakarta:

Universitas Gajah Mada.

Musanef. 1996. Manajemen Kepegawaian di Indonesia.

Jakarta: Gunung Agung.

Nawawi, Hadari. 2000. Pengawasan Melekat di

Lingkungan Aparatur Pemerintah, Jakarta:

Erlangga.

Newman, W. 1993. Administration Action, The

Technique of Organization and Management.

Prentice Hall Inc.

Pasolong, Harbani. 2010. Teori Administrasi Publik.

Bandung: Alfabeta.

Prajudi, Atmosudirdjo. 2002. Teori Organisasi,

Jakarta: STIA-LAN Press.

Ratminto dan Winarsih, A. S. 2012. Manajemen

Pelayanan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rosidi, H. 2002. Keberhasilan Manajemen, Jakarta:

Gunung Agung.

Siagian, P. Sondang 2008. Manajemen Sumber Daya

Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Silalahi, Ulbert. 2011. Studi Tentang Ilmu Administrasi

(Konsep, Teori dan Dimensi). Bandung : Sinar Baru

Algensindo.

Soedjadi, FX. 2002. Organization and Methods

(Penunjang Berhasilnya Proses Manajemen),

Jakarta: Hajiagung.

Soejamto. 2005. Aspek-aspek Pengawasan, Jakarta: Sinar

Grafika.

Soekarna. 2007. Prinsip-prinsip Administrasi Negara.

Bandung; Mandar Maju.

Stoner, J AF. dan Wankel, C. 1992. Management, New

York: Hall International Inc.

Sudibyo. 2006. Sistem Pengawasan, Lembaga

Administrasi Negara.

Sudriamunawar, H. 2002. Pengantar Studi Administrasi

Pembangunan, Bandung, Mandar Maju.

Suradinata, Ermaya. 2001. Administrasi Lingkungan dan

Ekologi Pemerintahan dalam Pembangunan,

Bandung: Ramadhan Citra Grafika.

Suwatno. 2001. Manajemen Sumber Daya Manusia,

Bandung: Suci Press.

Syamsi, Ibnu. 2001. Dasar-dasar Kebijaksanaan Keuangan

Negara, Jakarta: Rineka Cipta.

Tead, Ordway. 1993. The Art of Administrations. New

York: Mc Graw Hill Book Company, Inc.

Terry G.R. 1997. Principles of Management, Ricard D.

Irwin Inc Homemwood; Illionois.

Wursanto, IG. 1996. Manajemen Kepegawaian,

Yogyakarta: Kanisus.