OPTIMALISASI DAN PENDATAAN POTENSI PAJAK DAERAH (PAJAK HOTEL DAN HIBURAN) DI KABUPATEN BANDUNG

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Fernandes Simangunsong

Abstract

Belum semua potensi pajak tergali secara maksimal, dengan keterbatasan sumber daya yang tersedia serta kesadaran wajib pajak terhadap pelaksanaan regulasi peraturan yang berlaku masih rendah, maka berupaya untuk melakukan reformasi baik secara administrasi maupun penyederhanaan prosedur pelayanan, sehingga diharapkan bisa menyadarkan arti pentingnya pajak terhadap kegiatan pembangunan. Ditemuinya banyak wajib pajak yang belum melaksanakan kewajibannya (yang sudah jatuh tempo) maka perlu diintensifkan pelaksanaannya. Dengan pengaturan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 diharapakan bisa mensinergisikan antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan pajak. Kebijakan pemungutan pajak berdasarkan peraturan daerah diupayakan tidak berbenturan dengan
pungutan pusat (pajak maupun bea dan cukai), hal tersebut akan menimbulkan duplikasi pungutan yang pada akhirnya akan mendistorsi kegiatan perekonomian. Diantisipasinya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009
tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah menyatakan bahwa kebijakan pajak daerah dan retribusi daerah dilaksanakan dengan prinsip demokrasi, pemerataan dan keadilan, peran serta masyarakat, dan akuntabilitas dengan memperhatikan potensi daerah. Efektifitas sumber pendapatan daerah, akan meningkatkan produktivitas PAD tanpa harus melakukan perluasan sumber atau obyek pendapatan baru yang memerlukan study ataupun penelitian yang memerlukan waktu yang panjang disamping membutuhkan
biaya yang cukup tinggi.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

How to Cite
Simangunsong, F. (2019). OPTIMALISASI DAN PENDATAAN POTENSI PAJAK DAERAH (PAJAK HOTEL DAN HIBURAN) DI KABUPATEN BANDUNG. Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu Dan Praktek Administrasi, 12(1), 46–60. https://doi.org/10.31113/jia.v12i1.234


Section
Articles

References

REFERENSI

Abdul, H. 2002, Akuntansi Keuangan Daerah: Akutansi

Sektor Publik, Salemba Empat, Jakarta.

Devas, N, Binder, B, Booth, A, Davey, K & dan Kelly,

R 1989, Keuangan Pemerintah Daerah di

Indonesia, UI-Press, Jakarta.

Insukindro, Mardiasmo, Hidayat, W & W. Kirana

Jaya. 1994, 'Pengelolaan Keuangan Daerah

Dalam Usaha Peningkatan PAD', KKD, FE

UKM Yogyakarta.

Jamli, A & dan Rahayu, A. 1997, 'Analisis Pajak

Pembangunan I Perhotelan Sebagai Sumber

Pendapatan Asli Daerah Studi Kasus Kota

Yogyakarta', JEP, vol 2, no. 3, pp. 312-323.

Jones, R & dan Maurice, P. 1996, Public Sector

Accounting, Fourth Edition edn, Pitman

Publishing.

Mardiasmo & Makhfatih, D. 2000, 'Perhitungan

Potensi Pajak dan Retribusi Pajak di

Kabupaten Magelang', Pusat Antar

Universitas, Studi Ekonomi, Universitas

Gajah Mada, Yogyakarta.

Widodo, HST. 1993, 'Indikator Ekonomi', in Edisi

Ketiga, Kanisius, Yogyakarta.

Wisnu Utoro, D. 2000, 'Penyusunan Program dan

Strategi Anggaran ', in Aplikasi AHP, LPMUNS,

Surakarta