ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM PENINGKATAN KEBERDAYAAN MASYARAKAT PEDESAAN DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KECAMATAN TAPIAN NAULI KABUPATEN TAPANULI TENGAH

German Sitompul

Abstract


This study aims to determine the implementation, barriers, support, and empowerment activities that become the most effective activity in increasing the empowerment program in rural communities at Sub-District of Tapian Nauli,
District of Tapanuli Tengah. The method used in this research is descriptive research with a qualitative approach. The subject selection technique uses purposive sampling and snowball sampling, while the data collection techniques used are observation, interviews, and literature study (documentation). The results shows that the implementation of programs in the empowerment of rural communities at Sub-District of Tapian Nauli, District of Tapanuli Tengah has
not been able to come to the designated goal. The lack of progress of program activities in increased empowerment of rural communities in this area causes the possibility, strengthening, and protection of powerless groups grow very slowly.
Some of the internal factors of the local government are that the supporting programs for activities to increase the empowerment of rural communities are very little, among others, the low availability of inputs especially fund resources,
human resources, and lack of bias of government policy itself against the activities of development and poverty alleviation programs. While the barriers of the society as the main target are the low quality of human empowerment of the poor and the presence of several cultural communities still lack support for improving the welfare of rural communities.


Keywords


Empowering People, Eradicating Poverty, Tapanuli Tengah

Full Text:

PDF

References


Afiffuddin. 2010. Pengantar Administrasi Pembangunan

Konsep, Teori dan Implikasinya di Era Reformasi.

Bandung: Alfabeta.

Covey, Steven. 1992. Principle-Centered Leadership.

New York: Franklin Covey Co. Fireside.

Creswell, John W. 1994. Research Design Qualitative and

Quantitative Approachhes. California: Sege

Publication.

Giddens, Anthony. 1995. Affluence, Poverty and the Idea

of a Post-Scarcity Society. United Nations Research

Institute for Social Development. New York:

Routledge.

Hasibuan, Malayu. 1995. Manajemen, dasar, Pengertian

dan Masalah. Jakarta: PT. Gunung Agung.

Hikmat, Harry. 2010. Strategi Pemberdayaan

Masyarakat. Bandung: Humaniora Utama Press.

Jones, Charles O. 1984. In Introduction to The Study of

Public Policy. Third edition. Monterey. California:

Brooks/Cole Publishing Company.

Kartasapoetra. et al. 1984. Pembangunan Teori dan

Masalah. Bandung: Sumur Bandung.

Kartasasmita, Ginanjar. 1996. Pemberdayaan

Masyarakat, Konsep Pembangunan, yang berakar

pada Masyarakat. Jakarta: Bappenas.

________. 1996. Pembangunan Untuk Rakyat

Memadukan Pertumbuhan dan Pemerataan. Jakarta:

PT. Pustaka CIDESINDO.

Lfe, Jim. 1996. Community Development: Creating

Community Alternatives – Vision, Analysis and

Practice. Longman.

Miles dan Huberman. 1996. Qualitative Data Analysis

(2nd edition). Thousand Oaks, CA: Sage

Publication.

Moleong, J. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi

Revisi). Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Pranaka, A.M.W dan Prijono, Onny. 1996.

Pemberdayaan; Konsep, Kebijakan dan Implementasi.

Jakarta. Centre for Strategic and International

Studies.

Pranoto, Juni dan Indrawijaya, Adam Ibrahim. 2011.

Revitalisasi Administrasi Pembangunan. Bandung:

Alfabeta.

Rewansyah, Asmawi. 2010. Reformasi Birokrasi Dalam

Rangka Good Governance. Jakarta: CV.

Yusaintanas Prima.

_______. 2011. Kepemimpinan Dalam Pelayanan Publik.

Jakarta: CV. Yusaintanas Prima.

Sagir, Soeharsono. 2009. Kapita Selekta Ekonomi

Indonesia. Jakarta: Kencana

Siagian, SP. 2001. Kerangka Dasar Ilmu Administrasi.

Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Sugiyono. 2006. Metode Penelitian Administrasi.

Bandung: Alfabeta.

_______. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif, Kulitatif

dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharto, Edi. 2005. Analisis Kebijakan Publik. Bandung:

CV. Alfabeta.

_______. 2008. Kebijakan Sosial Sebagai Kebijakan

Pulbik. Bandung: CV. Alfabeta.

_______. 2 0 1 0 . M e m b a n g u n M a s y a r a k a t

Memberdayakan Rakyat. Bandung: PT. Refika

Aditama.

Suhendra, K. 2006. Peranan Birokrasi Dalam

Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: CV.

Alfabeta.

Wibowo, Edi dan Tangkilisan S. 2004. Kebijakan Publik

Pro Civil Society. Yogyakarta: Yayasan

Pembaruan Administrasi Publik Indonesia

(YPAPI).

Peraturan Perundang-Undangan

Perubahan IV UUD RI 1945. 10 Agustus 2002.

UU Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan

Daerah.

UU Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem

Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN).

UU Nomor 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan

Sosial.

UU Nomor 17 Tahun 2007 Tentang Rencana

Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun

-2025.

UU Nomor 11 Tahun 2009 Tentang Kesejahteraan

Sosial.

UU Nomor 13 Tahun 2011 Tentang Penanganan Fakir

Miskin.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7

Tahun 2005 Tentang Rencana Pembangunan

Jangka Menengah Nasional (RPJM-N) tahun

-2009.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5

Tahun 2010 Tentang Rencana Pembangunan

Jangka Menengah Nasional Tahun 2010-2014.

Instruksi Presiden Republik Indonesia No. 3 Tahun

Tentang Program Pembangunan Yang

Berkeadilan.

Peraturan Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah

Nomor 38 Tahun 2007 Tentang Rencana

Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah

Tahun 2006-2011.

Himpunan Peraturan Daerah Kabupaten Tapanuli

Tengah Tahun 2007 Tentang Organisasi dan Tata

Kerja Perangkat Daerah.

Lampiran Peraturan Daerah Kabupaten Tapanuli

Tengah Tahun 2008 s/d 2012 tentang

Rekapitulasi Belanja Menurut Urusan

Pemerintahan Daerah, Organisasi, Program, dan

Kegiatan.

Lampiran Daftar Nama-nama Kepala Keluarga (KK)

Yang Menerima Raskin di Kecamatan Tapian

Nauli Tahun 2008 s/d 2012.

Dokumen lainnya

Lembaga Penelitian SMERU. 2006. Laporan Akhir:

Peningkatan Kapasitas Pemerintah Daerah

dalam Penanggulangan Kemiskinan Melalui

Analisis Kemiskinan Partisipatoris (AKP).

Lembaga Penelitian SMERU. 2007. Kapasitas

Kelembagaan Penanggulangan Kemiskinan di

Daerah (The Capacity of Poverty Reduction

Institutions in the Regions).

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan dan

Kebudayaan. 1990. Kamus Besar Bahasa Indonesia,

Jakarta: Balai Pustaka.

BPS (Badan Pusat Statistik - Kabupaten Tapanuli

Tengah). Tapanuli Tengah Dalam Angka Tahun

BPS (Badan Pusat Statistik - Kabupaten Tapanuli

Tengah). Kecamatan Tapian Nauli Dalam Angka

Tahun 2006 s/d 2011.

http://www.bps.go.id. 18 April 2012. Tabel Statistik

Indonesia.

http://www.sumut.bps.go.id. 18 April 2012. Tabeltabel

Penduduk dan Tenaga Kerja di Propinsi

Sumatera Utara.




DOI: https://doi.org/10.31113/jia.v9i3.313

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Ilmu Administrasi Indexed by:

     

 

@2017-2019

Jalan Cimandiri No. 34-38 Bandung

Laman: stialanbandung.ac.id

Powered by OJS (Open Jounal Systems)